2025-07-16
Dalam langkah signifikan untuk meningkatkan kemampuan penegakan hukum dan presisi pengumpulan bukti, kamera tubuh dengan teknologi Electronic Image Stabilisation (EIS) telah muncul. Peningkatan teknologi ini bertujuan untuk mengatasi masalah rekaman yang tidak stabil selama operasi penegakan hukum yang dinamis.
Selama patroli rutin, penangkapan, dan tanggapan terhadap insiden, petugas seringkali dalam keadaan bergerak terus-menerus. Di masa lalu, kamera tradisional tanpa teknologi EIS akan menghasilkan rekaman yang goyah dan buram, yang terkadang dapat merusak kredibilitas bukti dalam proses hukum. Namun, dengan kamera baru yang dilengkapi EIS, masalah ini secara efektif diatasi.
Teknologi EIS menggunakan sensor canggih untuk mendeteksi gerakan sekecil apa pun dari kamera. Ketika seorang petugas berlari, mengejar tersangka, atau berada di lingkungan yang berubah dengan cepat, algoritma internal kamera bekerja secara real-time untuk menangkal guncangan. Misalnya, jika kamera miring atau bergoyang, sistem EIS menyesuaikan pemrosesan gambar untuk menjaga adegan yang direkam tetap stabil. Hal ini memastikan bahwa setiap detail, mulai dari nomor plat hingga ekspresi wajah, dapat ditangkap dengan jelas.
Seiring dengan lembaga penegak hukum yang terus mengadopsi teknologi baru, kamera yang dilengkapi EIS diharapkan dapat menetapkan standar baru untuk pengumpulan bukti, mempromosikan keadilan dan transparansi dalam sistem peradilan.
Kirimkan pertanyaan Anda langsung kepada kami